Rabu, 14 Mei 2014

Beras Merah Pecah Kulit


Tips. Nasi Beras Merah

Menu nasi puree beras merah pk sebagai karbohidrat. Menu nasi karbohidrat beras merah selain bisa sebagai karbohidrat juga untuk pemenuhan zat besi. Menu nasi serelia beras merah ini bisa dimasak berbagai menu seperti, bubur beras merah, nasi tim beras merah, nasi gurih beras merah juga bisa. 

Resep nasi beras merah juga mudah, hanya saja perlu ekstra air atau harus direndam dulu sebelum diolah. 

Resep nasi puree Beras Merah 

Bahan: 

 2 sdm beras merah dicuci bersih dan air ±150 - 200ml.

Cara:

1. masukkan beras merah dan air ke dalam tembikar slow cooker

2. masak dengan stelan high (± 2 jam), auto    (± 4 jam)

Setelah matang, diambil 1 porsi makan untuk makan, sisa dalam tembikar slow cooker dimasukkan dalam wadah dan simpan dalam lemari es.

Penyajian puree beras merah untuk pengenalan, bisa juga ditambah nasi putih.

Jika dirasa masih terlalu kasar bisa dihaluskan dulu dengan punggung sendok/ garpu, jangan pernah diblender, supaya seratnya tidak hilang.

Dan mengenai kandungannya akan dibahas dilain halaman blogg ini. 

Trima kasih kepada pembaca moga bermanfaat. 

 --> (diunggah dari blogg tetangga: http://ummunashrullah.blogspot.com/2012/02/mpasi-puree-beras-merah.html). Sebagai pengembangan wacana.//

 

Jelang hari Kopi di Menoreh Kulonprogo Yogyakarta

 

Senin, 24 Februari 2014

Ruang Tani Natural

Kebun Bunga di Ambarawa:
BUDIDAYA SEDAP MALAM

Syarat Tumbuh Tanaman Sedap Malam
Membutuhkan kondisi iklim yang cukup lembab (13 – 27 derajat celsius), curah hujan 1.900 – 2.500 mm/ th dan penyinaran matahari penuh. Daerah paling ideal untuk pengembangan sedap malam adalah pada ketinggian 600 – 1.500m dpl., dengan jenis tanah Andosol. Hal yang terpenting dalam pemilihan jenis tanah adalah: subur, gembur, banyak mengandung bahan organik (humus), aerasi dan drainase tanah baik serta derajat kemasaman tanahnya (pH) antara 5,0 – 5,7.3
Persiapan tanam

Pengolahan Tanah. Lahan, dapat dipilih lahan sawah bekas tanaman atau pada lahan kering/ tegalan yang cukup pengairannya, caranya : Olah tanah dengan cangkul, buang rumput-rumput liar, gemburkan, biarkan dikeringanginkan antara 15 sampai 30 hari. Olah kembali tanah, namun sebelumnya bisa ditebar kotoran hewan (kohe) sapi/ kerbau/ kambing secara merata (2cm) dan disiram dengan larutan 8 tutup Pomi + 14 ltr air + 5sdm gula/ tetes tebu (sesuaikan luas lahan) lalu biarkan semalam.   Buat bedengan-bedengan lebar 100 cm, tinggi 20 – 30 cm (panjang tergantung kondisi lahan), jarak parit antar bedengan 30 – 40 cm, siram bedengan tersebut dengan larutan 8 tutup Pomi + 250ml bakteri akar (PGPR) + 14 ltr air tawar + air gula/ tetes tebu 5sdm (kalikan sesuai luasan bendengan tersebut), saluran pemasukan dan pembuangan air. Tambahkan pupuk kandang yang telah matang (jadi) dengan dosis 10 – 20 ton/ha atau dapat diganti pupuk padat organik Kascing/ Pokcing, aduk hingga tercampur rata dengan tanah, rapihkan bedengan hingga bibit siap tanam.
    
Penanaman
Penanaman sedap malam dapat dilakukan sepanjang musim, asalkan air tanahnya memadai. Namun waktu yang tepat sebaiknya disesuaikan, agar waktu panen jatuh pada hari-hari besar misalnya. Membuat lubang tanam dengan jarak 20 X 20 cm, Tanamkan 1 umbi ke dalam 1 lubang tanam posisi umbi diatur tegak dengan arah tunas menghadap ke atas. yang sebelumnya umbi-umbi bibit sedap malam direndam dengan air bakteri akar + bawang putih selama 1 jam saja. Berikan pupuk dasar berupa pupuk padat organik Kascing/ Pokcing sebanyak 4-5 kw/ ha dengan cara dimasukkan ke dalam lubang di sisi kiri dan kanan atau dibuat larikan diantara barisan lubang tanam. Tutup lubang tanam yang telah diisi umbi dengan tanah setebal ± 7,5 cm, agar pupuk cepat larut dengan air tanah. Siram bedengan dengan air untuk menjaga kelembaban (kalo ada air kolam lele organik lebih baik/ air pupuk organik yang diusahakannya)

Pemeliharaan

Pemeliharaan meliputi :    
1)    Pengairan/ penyiraman
Terutama pada fase awal tumbuhnya bibit (1 – 2 kali sehari) atau tergantung keadaan tanah , pada waktu pagi dan sore, saat suhu tanah tidak terlalu tinggi. Dan bila dilihat pertumbuhan tanaman kurang baik bisa diberi pupuk cair organik (Pomi).
2)    Penyulaman
Bagi bibit yang tidak tumbuh atau busuk, paling tidak 5 – 15 hari setelah tanam, agar pertumbuhan bibit sulaman dapat seragam dengan bibit yang sudah tumbuh terlebih dahulu 
3)    Penyiangan
Untuk membuang rumput-rumput liar, 3 bulan setelah tanam atau tergantung keadaan pertumbuhan rumput, sebaiknya pada saat penyiangan juga dilakukan penggemburan tanah. Pemupukan susulan : (6 bulan setelah tanam) dengan campuran 150 kg N + 100 kg P2O5 + 100 kg K2O , untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman sedap malam menjelang berbunga. Cara pemberian pupuk dapat dilakukan total sekaligus atau bertahap setiap bulannya. Untuk lahan kebun sedap malam seluas 1,0 ha selama masa pertanaman satu tahun dibutuhkan pupuk 300 kg N, 200 kg P2O5 dan 150 kg K2O. Prospek yang bagus dari bertanam bunga sedap malam dan teknis yang mudah dipelajari, diharapkan bisa menjadikan bunga sedap malam sebagai alternatif usaha tani, bahkan bisa menjadi komoditi unggulan daerah tersebut. Salam Lestari kadang tani.

Ambarawa, 25 Februari 2014-paul.


Anggota Komunitas Organik Indonesia
Chapter  Daerah Istimewa Yogyakarta – Jawa Tengah
 Indonesia


Minggu, 23 Februari 2014

Redaksi Jogjafarmindo

Lestari,


Berawal dari kecintaanku thd tanaman , singkat cerita saya lantas belajar pertanian ditaman tani KPTT Salatiga, Jawa Tengah pada tahun 2003 - 2004. Keaneka ragaman tanaman membuat kecintaaku padanya, namun kontras melihat realita di NKRI dunia tani dianggap sebelah mata oleh siapa pun anak negri ini, sekalipun negara Indonesia adalah negara agraris. Makin miris melihat bahwa anak mudanya juga jarang yg tertarik dg tani. Karna anak petani dibiayai untuk pendidikan tinggi hanya untuk jadi pegawai negri. Miris memang, namun tekadku sudah bulat untuk memperjuangkan  petani. Maka sejak 2011 saya mulai pilih komoditi yg belum banyak digeluti teman tani lain, yakni GANDUM. Dan masih banyak yg belum tahu kalo gandum bisa dibudidaya di Indonesia dan banyak manfaatnya selain dikonsumsi tepung gandumnya  (Brown flor).

Dan di awal bulan Juli 2014 ini Jogjafarmindo akan bekerjasama dengan Bio Nature Nusantara yg berada di wilayah pegunungan Menoreh Kulon Progo DIY, Indonesia.

Demikian sedikit pembuka kami dan mengenai apa yang kami kerjakan sedikitnya akan kami share di Blogger ini dan bila ada kekurangannya akan kami revisi kedepannya.

Yogyakarta, 01 Juli 2014


Salam Go Organik,

(Admin.JF-2014)

Selasa, 07 Januari 2014

Pendampingan Tani KKN Mahasiswa Atmajaya Jogja

BUDIDAYA ikan ORGANIK INTENSIF
secara bersamaan

      I. Tujuan: 
     Apabila dihitung dengan analisa Rugi/ Laba petani ikan sering        mengalami kerugian dikarenakan pakan  yang harganya cenderung naik, dimana hasil harga panen tak sebanding dengan pengeluaran. Sehingga modal tak kembali (merugi). Dan ikan yang dibudidaya juga kurang sehat, mahal lagi. Oleh karena kami coba dengan cara membuat pabrik pakan ikan dalam kolam.

     Pabrik pakan lebih mudah dalam pembuatannya, dikarenakan pakan yang akan diusahakan bahannya ada disekitar kita (petani pedesaan) dan murah. Dimana dalam membuat pabrik pakan didalam kolam [berupa eksudat = cacing pita, hewan air, ulat, dll.] sehingga pabrik pakan yang dibuat pada kolam terpal/ plastik akan menyediakan kebutuhan pakan ikan yang dibudidaya mulai pada saat bibit ditebarkan hingga ikan dipanen [dapat pula ditambahkan ganggan [Azolla micropilla, daun – daun segar; kolesom, pepaya, sayuran segar (non obat)].
    
   Untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sumber gizi keluarga atau yang dibudidayakan secara khusus untuk hasil tambahan.

II. Pembuatan kohe (kotoran hewan) sapi  atau  pupuk padat organik Kascing/ Pokcing yang difermentasikan.
   
Adalah fermentasi  yang akan berfungsi sebagai pabrik pakan dalam kolam atau pun proses planktonisasi, sebagai pakan ikan seperti yang sudah disebut diatas.

A.  Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan kohe sapi sebagai berikut :
                        - Bahan pakan ini dipakai untuk 1000 benih ikan hingga dewasa,


·   3 kwintal (300 kg) kohe sapi (dingin) atau  ±150 kg Kascing/ Pokcing
·   25 kg  katul / dedak
·  30 ltr Air kelapa
·   1 ltr tetes tebu/ molase atau 1,5 gr gula merah (asli)
                        - 1ltr probiotik (Beka Fish) atau Enzim Bakteri Silanace

B. Cara prosesnya :

1.   Kohe sapi/ ppo kascing/ pokcing + katul/ dedak  dicampur hingga rata.
2.   Air kelapa disiramkan pada campuran tersebut diatas secara merata.
3.  Buat campuran tetes tebu/ gula merah (yang sudah dicairkan) + probiotik [(Probio Fish) (dalam wadah tersendiri)] dan disiram ke semua bahan secara merata.
4.  Kohe sapi/ Kascing/ Pokcing yang sudah tercampur dengan  katul/ dedak  disimpan ditempat teduh (bebas dari Sinar matahari).
5.  Lakukan penyiraman dan pengadukan secara merata, tutup dengan kain goni/ daun pisang.
6. Biarkan fermentasi selama 14 hari (untuk Kohe sapi) atau selama 3 - 5 hari (untuk Kascing/ Pokcing)
7.   Bila dipegang dingin, ada perubahan warna (untuk Kohe sapi) dan tak bau bila dicium, berarti sudah siap dipakai.
8.   Siap dikemas dalam dalam karung jaring halus (atau karung plastik)  @50 kg  untuk kohe sapi atau @ 20kg untuk Kascing/ Pokcing dan diikat kencang (bila mungkin dijahit karungnya). 

      Dalam proses dekomposer akan menghasilkan zat amoniak, NHá´£/ amoniak terbentuk karena mobilisasi bahan Nitrogen terurai menjadi asam amino dan asam nitrat, jadi amoniak sendiri sebetulnya dibutuhkan dalam proses dekomposer, bukan dibuang, amoniak sebagian besar terpakai dalam proses tersebut, juga dalam proses penguraian unsur N menjadi asam amino tetap dibutuhkan, aktifator. Dalam proses dekomposisi/ fisika juga dalam proses penguraian dan pengikatan mineral dan penyediaan pangan untuk  budidaya ikan organik intensif, yang menjadikan proses berjalan secaraa berkesinambungan mulai dari proses dekomposisi sampai penyediaan pakan alami ikan. Dalam pembuatan kohe sapi fermentasi ini apabila sudah 5 hari lamanya bau sudah tidak tercium menyengat, yang tercium adalah abu fermentasi (masam). Apabila proses sempurna maka pada lapisan bagian atas akan tumbuh jamur putih yang merupakan jamur TRICHODERMA yang berfungsi untuk menjaga kestabilan pH dalam kolam tersebut (jamur putih pertanda pertumbuhan trichoderma yang nantinya berguna untuk menjaga pH air dlm kolam, lapisan dalam basah tak masalah selama kohe sudah benar - benar matang, dengan tanda- tanda aroma sudah asam. Penambahan Probiotik (Beka Fish)/ Enzim Bakteri Silanace dan mengganti air kolam ± 100 ltr per ukuran 1 X 4 m, 7 hari sekali sudah bisa menjaga stabilitas pH air dalam kolam diangka =  5,5 – 7° C ). Setelah proses selama 14 hari dan proses fermentasi sudah selesai ditunjukkan dengan Suhu kembali menjadi dingin, pada permukaan Kohe fermentasi banyak jamur putih, maka terpal dibuka dan diangin - anginkan atau didinginkan selama minimal 24 jam ( semakin lama akan semakin baik). Kalau proses pendinginan sudah selesai, maka kohe fermentasi siap untuk dipacking dengan karung goni (alami) yang masing - masing 50 kg per sack guna memudahkan pengisian/ penempatan sack dalam kolam. Dan usahakan setiap sack yang berisi kohe sapi fermentasi diikat yang kuat (atau dijahit). Siap dimasukkan kolam budidaya atau dikirim ke permintaan petani ikan.

C. Perendaman Kohe sapi  atau  Kascing/ Pokcing fermentasi probiotik (Beka Fish) dalam  kolam :
1.      Perendaman Kohe sapi atau Kascing/ Pokcing fermentasi untuk pabrik pakan didalam kolam harus dilakukan dengan tujuan membuat pabrik pakan didalam kolam, pada saat perendaman akan muncul eksudat berupa: plankton, cacing dan binatang air lain yang akan menjadi pakan ikan yang dibudidaya.
2.  Ukuran untuk perendaman dalam kolam terpal ukuran (1x4)m³ dengan populasi 1000 ekor butuh 6 sack kohe sapi fermentasi @ 50kg total ada 300 kg atau 100 -150kg Kascing/ Pokcing yang sudah diproses.
3.  Pada saat perendaman air kolam yang lama - kelamaan akan berubah warna menjadi keruh dan akan tumbuh pakan ikan tersebut.
4.  Jadi tujuan perendaman itu adalah menyiapan pakan alami benih ikan yang dibudidaya,
5.   Setelah proses pakan alami sudah selesai dibuat, maka siapkan kolam yang akan digunakan pembesaran benih ikan (dari ukuran : 4 – 6 cm atau 5 – 7 cm).

D. Penebaran benih ikan :
1)    Benih ikan yang akan dibudidayakan diupayakan ukuran 4 – 6 cm atau 5 – 7cm,
2)  Sebelum ditebar benih lele, bawal dan nila dalam kolam pembesaran adalah tebar ppo Kascing/ Pokcing  1 sack (@20kg) dan tuangkan  air hingga ketinggian 30 - 40 cm lalu tambahkan probiotik(Beka Fish) dosis 5 tutup per 1 ember atau 5 ltr air + diaduk rata, siramkan secara merata.
3)      Biarkan selama 24 jam (semalam), sebelum benih ikan ditebarkan.
4)      Tambahkan air hingga 40-50cm dalam minggu pertama.
5)    Benih ikan yang akan ditebarkan diadaptasikan terlebih dahulu dengan air kolam .
6)  Caranya air dalam kantong plastik jangan dibuang  tetapi dimasukkan bersama plastiknya, dibuka perlahan dibiarkan air kolam bercampur dengan air dalam plastik (= aklamasi).
7)     Setelah 7 hari kemudian tambahkan air hingga mencapai 70cm.
8) Biarkan beradaptasi selama 24 jam(semalam) setelah itu benih ikan dibiarkan keluar sendiri                     

E. Masa pemeliharaan:
1.   Bibit ikan bisa diberi pakan buatan (apabila pakan alami tersebut belum siap) atau diberi Azolla micropilla yang dihancurkan atau diberi cacing sutera (bila benih ikan dari ukuran batang korek api) untuk pakan awalnya.
2.  Setelah pakan alami sudah siap bisa jadikan bergantian antara pakan alami (eksudat) dengan Azolla micropilla. Penting!!: pakan ini diberikan setelah ikan > 7 hari, berikutnya baru diberikan pakan buatannya.
3.   Pemberian pakan daun –  daun segar (hijau) baik sayuran, daun pepaya (yg ditumbuk halus untuk dimanfaatkan sari dan ampas daunnya), ganggan yang  dibudidayakan (azolla micropilla misalnya), etc.
4.  Pemberian pakan selama budidaya diberikan 4 kali pakan secara bergantian antara pakan alami yang dibuat dengan daun – daun segar. Apabila diberi pakan pelet atau pakan ubur-ubur laut bisa diberi probiotik dengan disempotkan (1ttp +1ltr air). [ (lihat tabel)].
E. Tabel pemberian pakan ikan sbb:
Waktu Pemberian
JenisPakan
Takaran Pakan
Keterangan
07.00 -  08.00
Planton buatan dari pabrik pakan
Sesuikan berat ikan rata-rata
Timbang ikan disaat pengurangan air, pilih ikan dg ukuran terkecil + terbesar tiap jenis ikan
12.00 - 13.00
Pelet alami/pakan alami
idem
Cacing Lr./ ulat hongkong/ ubur2 laut
+ Probio Fish
15.00 -  16.00
Daun segar/ Azolla mic.
idem
d.Kolesom, sayuran segar, d.singkong, d.kates, dll.
19.00 - 20.00
Pelet alami/pakan alami
idem
Cacing Lr./ ulat hongkong/ ubur2 laut
+ Probio Fish

5.      Pada masa pemeliharaan ikan harus diberikan Fermentor probiotik (Probio Fish) dengan dosis 1 tutup untuk ukuran  per 1x4m³ dg kepadatan 1000 ekor. Pada Minggu ke-2; Mg ke-4;  Mg ke-6 sampai Mg ke-9 dan Mg ke-10 sampai Mg ke-12 (2X per Mg).Sebelum air ditambahkan fermentor (Beka Fish) dalam kolam dibuang ± 100 liter setiap 15 hari dan ditambah ± 100 ltr air baru.  (air kolam yang  dibuang dapat dipakai untuk menyiram tanaman). [Tujuan penggantian air baru = agar pH stabil dan ketersediaan oksigen dlm air terpenuhi].

 F. Hama dan penyakit :
a. Pada musim penghujan air kolam cenderung masam dan ikan mudah terkena jamur, oleh karenanya air perlu sanitasi dan beri sedikit  garam Inggris dan probiotik ( Probio Fish).
b.    Dapat pula ikan 7 hari sekali diberi makan daun ginseng lokal (Kolesom), sebagai daya tahan   ikan,   disamping diberi probiotik (Probio Fish) + ubur – ubur laut (kering).

 G. Pasca panen:
·         Setelah ikan dipanen sebaik diolah menjadi makanan kering ( misalnya; kripik Ikan lele) sehingga nilai ekonominya lebih tinggi dibanding ikan segar. Tahan lama bila disimpan dan membuat pemasaran lebih luas dengan  jangkauan yang dituju. Dibawah ini akan dipaparkan analisa usaha kripik ikan  organik.

·         Dapat pula untuk kripik rumput laut rasa ikan lele, dendeng ikan lele organik, tepung ikan organik, ikan segar, ikan lele organik asap, rambak  kulit ikan lele, abon ikan lele, etc.  



Icon Jogjafarmindo.png

Tips.

Resep Anti Bau alami buat ternak

 Pengganti vaksin yg selama ini dibeli ditoko.

 Terutama buat unggas, namun bisa juga buat ternak lain spt: kambing/ sapi

 Pembimbing : Paul Harjanto
Bahan:
o   1,5 ltr air kelapa tua
o   3 btr telor itik/ ayam
o   1,5 ltr air gula merah/ tetes tebu
o   2 gelas air dari debog pohon pisang sehat (pasca panen, bisa >2gelas)
o   1,5 kg dedak/ bekatul

Cara membuat:
1)      Semua bahan dicampur dan di aduk rata
2)      Tampung dalam ember yg ada tutupnya (sesuai kebutuhan produksi)
3)      Tutup ember dilobangi dan diberi slang bening yg dihubungkan dlm botol berisi air
4)      Simpan ditempat teduh dan kering
5)      Biarkan selama air tidak keluar gelembung udaranya (7hari)
6)      Tanda proses berhasil bila dicium kaya tape, bila tdk demikian jangan dipakai!!
7)      Fermentasi ini mampu bertahan hingga 1thn bila penyimpanannya benar.
8)      Cara pakai bila utk ayam cukup 1 sdm/ lebih dicampur dlm minum, untuk ternak kambing/ sapi disemprotkan pada rumputnya
9)      Selamat mencoba dan salam Lestari.

foto penyuluhan perikanan organik dusunSanglor 1
^diunggah 24Januari 2014, 11.38wib

 
KESUBURAN TANAMAN
Jangan sampai salah tafsir, jika tanah itu subur mestinya tanaman juga harus subur. Itu belum tentu betul ada tanaman yang menjadi subur, tetapi ada tanaman yang tetap kerdil, sakit-sakitan, produksi tidak memenuhi harapan kita. Yang mempengaruhi kesuburan tanaman selain kesuburan tanah, juga masih banyak faktor-faktor lainnya. Terutama yang menentukan kesuburan tanaman yaitu : 
I. Kesuburan tanah (keadaan fisik, kimia dan biologis/ hayati) 
II.  Iklim :

Cahaya/ Sinar Matahari

  • Temperatur

  • Air  (hujan)

  • Kelembapan

  • Angin

III.  Hama dan penyakit

IV.     Bibit Unggul (produksi tinggi)

V.        Perawatan tanaman